Friday, 5 February 2016

Minyak Menguat Merespon Komentar Pejabat Rusia

Komentar pejabat Rusia kembali membuat minyak menguat pada hari ini, setelah sebelumnya harapan akan adanya diskusi penurunan jumlah produksi memudar. Pasar juga menanti rilis data stok minyak mentah AS.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, mengatakan jika ada konsesus antara Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan non-OPEC untuk mengadakan pertemuan, maka hal tersebut akan terjadi.

American Petroleum Institute sebelumnya melaporkan perediaan minyak mentah AS naik 3,8 juta barel menjadi 500,4 juta barel pada pekan yang berakhir 29 Januari. Sementara Energy Information Administration akan melaporkan data persediaan malam ini.

Goldman Sachs pada hari Senin menagtakan volatilitas harga minyak yang saat ini mencapai level tertinggi sejak 22008 kemungkinan akan mencapai 100% akibat tekanan pada kapasitas penyimpanan. 

Minyak diperdagangkan dikisaran 30.62 pad apukul 20.57 WIB, menjauhi level terendah harian 29.39


--
Best Regards,


Arphan Ghan
PT Monex Investindo Futures
Plaza Kelapa Gading Inkopal Blok C No.12 B
Jl. Boulevard Barat Raya, Kelapa Gading Jakarta Utara 14240 - Indonesia
Phone      : 021-28063856 ext: 106
Mobile      : 0812-9378-6147
Watsap     : 0877-8004-5144
Pin           : 21804F77
YOUR No. 1 Financial Partner

Thursday, 4 February 2016

Rumor OPEC Bantu Menopang Harga Minyak

Monexnews - Harga minyak mentah kokoh di atas kisaran $32 per barel pada sesi perdagangan Asia hari ini, memperpanjang rally pada sesi sebelumnya seiring indeks dollar menyentuh level rendah 7-pekan dan seiring berlanjutnya rumor mengenai peluang kesepakatan untuk memangkas suplai berlebih. Minyak jenis WTI naik sebanyak 0.68% pada kisaran $32.49 per barel pada sesi tengah hari seiring anjloknya indeks dollar menyusul pernyataan Presiden Fed bagian New York William Dudley mengurangi ekspektasi laju kenaikan suku bunga. Sementara itu, spekulasi terus berlanjut mengenai keungkinan pertemuan darurat OPEC dan kesepakatan antara negara OPEC dan non-OPEC untuk memangkas produksi.

Analis mengingatkan bahwa anjloknya nilai tukar dollar mendorong harga minyak kendati kenaikan tajam pada suplai minyak mentah dan bensin AS, namun tetap waspada terhadap rebound harga minyak kali ini. Kembalinya Iran ke dalam pasar minyak internasional pasca sanksinya dicabut turut memperkeruh sentimen, meski ekspor minyak Iran berjalan lambat. Data dari perusahaan analitik data maritimi Israel, Windward, menunjukkan penyimpanan Iran hanya turun 5.4 juta barel semenjak kesepakatan nuklir tercapai Juli lalu yang memicu pencabutan sanksi.



--
Best Regards,


Arphan Ghan
PT Monex Investindo Futures
Plaza Kelapa Gading Inkopal Blok C No.12 B
Jl. Boulevard Barat Raya, Kelapa Gading Jakarta Utara 14240 - Indonesia
Phone      : 021-28063856 ext: 106
Mobile      : 0812-9378-6147
Watsap     : 0877-8004-5144
Pin           : 21804F77
YOUR No. 1 Financial Partner

Tuesday, 2 February 2016

Bursa China & Yuan Mulai Merangkak Naik

Monexnews - Bursa saham China menguat pada hari Selasa sementara bank sentral menaikkan nilai fixing yuan ke level tertinggi dalam hampir selama sebulan seiring pihak Beijing mencoba menenangkan pasar menjelang hari raya Imlek. Indeks Shanghai Composite menguat sekitar 1.7%, sementara indeks CSI300 menguat 1.8%. Rebound tersebut hanya memulihan sebagian dari penurunan hari Senin, yang terjadi pasca PMI sektor manufaktur dan jasa China yang mengecewakan dan memicu kecemasan pada bursa saham global. Menurut analis, data tersebut menambah ketidakpastian pada outlook, dan belum ada sinyal stabilisasi sejak awal 2016. 

Bagaimanapun juga, langkah dari bank sentral China cukup mengejutkan pasar, mengingat bahwa bank sentral tidak memangkas suku bunga ataupun giro wajib minimum, melainkan mengandalkan pada indeksi dana besar-besaran ke dalam sistem perbankan menjelang hari raya Imlek. People's Bank of China (PBOC) mungkin cemas bahwa pemangkasan suku bunga hanya akan memicu arus modal keluar dan devaluasi yuan. PBOC telah berusaha agar nilai tukar mata uang stabil melalui sejumlah kenaikan harga fixing harian yuan dan sejumlah kebijakan yang membuat investor enggan mengambil posisi short pada yuan.



--
Best Regards,


Arphan Ghan
PT Monex Investindo Futures
Plaza Kelapa Gading Inkopal Blok C No.12 B
Jl. Boulevard Barat Raya, Kelapa Gading Jakarta Utara 14240 - Indonesia
Phone      : 021-28063856 ext: 106
Mobile      : 0812-9378-6147
Watsap     : 0877-8004-5144
Pin           : 21804F77
YOUR No. 1 Financial Partner