Harga emas mengalami rebound pada perdagangan Asia Jumat setelah data dari China menunjukkan solidnya gross domestic product (GDP),
penjualan reatil dan output industrinya. Sementara pejabat bank sentral
AS, The Fed mengisyaratkan sikaphati-hati mengenai pertumbuhan ekonomi
Amerika Serikat.
Pada saat penulisan, harga emas untuk kontrak Februari di divisi Comex New York naik 0,31% atau $3 menjadi 1207.82 dari hari sebelumnya.
Data GDP China di kuartal keempat tahun lalu yang dirilis hari ini
mengalahkan perkiraan pasar dimana hasilnya mengalami pertumbuhan 6.8%
year-on-year, berbanding perkiraan pasar 6.7% . Data ini mencerminkan
pertumbuhan ekonomi China mulai stabil seiring terjadi pergeseran dari
pertumbuhan berbasis manufaktur ke basis konsumsi domestik.
Dibandingkan kuartal sebelumnya GDP di kuartal keempat naik 1.7%
sesuai harapan. Namun hasil produksi industri hanya naik 6.0% di bawah
pertumbuhan kuartal sebelumnya 6.1%. Penjualan retail naik 10.9%,
mengalahkan prediksi kenaikan 10.7%.
Pertumbuhan ekonomi China identik dengan naiknya permintaan eams
fisik karena masyarakat China merupakan konsumen emas terbesar di dunia.
Regard
Arphan
PT Monex Investindo Futures
Plaza Kelapa Gading Inkopal Blok C No.12 B
Jl. Boulevard Barat Raya, Kelapa Gading Jakarta Utara 14240 - Indonesia
Phone : 021-28063856 ext: 106
Mobile : 0812-9881-3611
Whatsapp : 0877-8004-5144
Pin : 21804F77
Link :
http://www.mifx.com/Arpan/demo
http://www.mifx.com/Arpan/live
No comments:
Post a Comment